“INTO THE WILD” Makna Kebebasan Lepas Dari kepalsuan


Saya beberapa waktu yang lalu Diberi film yang berjudul Into The Wild, Udah lama banget hampir dua tahun nih film nangkring di hardisk laptop saya gak pernah saya buka, maklum pada saat itu saya enggak terlalu suka film drama. Teman saya yang menyodorkan film ini cuma bilang “nih film lumayan, cerita petualangan, tapi agak bosenin soalnya drama banget sih.. kurang seru, gak ada berantem, tembak-tembakan dan telanjangnya!” Wahduh?

Alkisah akhirnya saya nonton film ini. 10 menit pertama agak penasaran, mulai tertarik, dan 2 jam 25 menit kemudian saya sudah memutarnya lagi untuk kedua kalinya. Sambil berjanji pada diri sendiri, untuk tidak akan pernah menanyakan referensi fim pada teman saya tadi!!! Melihat tanggal produksinya saya benar-benar merasa bodoh! Tiap hari melek internet tapi bisa gak tau ada kisah sebagus ini!!! Bahkan seorang Sean Penn dalam acara Oprah mengaku rela menunggu 10 tahun demi mendapat ijin dari keluarga McCandless untuk memfilmkan peristiwa ini, karena mereka masih merasa belum siap untuk menyaksikan kisah anaknya di layar. Walhasil saya gak mau mengulangi ketololan saya, dan sekian jam berikutnya saya pake buat surfing nyari sebanyak-banyaknya artikel tentang Chris McCandless alias Alex Supertramp yang luar biasa ini.

Sekilas kisahnya berawal dari seorang anak muda, Christopher, dari keluarga McCandless yang sangat berkecukupan. Setelah lulus kuliah dengan predikat sangat memuaskan, alih-alih melanjutkan karir yang cerah, Chris malah memutuskan untuk meninggalkan semua itu, menyingkirkan keluarga, identitas, mobil dan uangnya (sebagian besar disumbangkan ke Oxfam, sisanya dibakar!!), dan memilih untuk mengikuti impiannya yaitu hidup bertualang dan tinggal di alam liar Alaska, untuk memenuhi idealismenya tentang nilai-nilai hidup. Dengan bermodalkan keteguhan hati yang luar biasa dia melangkah dengan tidak mempedulikan kerasnya jalanan, alam, dan masyarakat. Segala cara ditempuh dengan alami tanpa banyak perencanaan, dari jalan kaki, mendaki tebing, hitchhiking, kerja serabutan buat makan dan beli perlengkapan, tidur sana-sini, sampe berperahu kayak sejauh 400 mil tanpa ijin (dan tanpa pengalaman) di sungai Colorado yang deras, semua hanya untuk membawanya ke tanah impiannya: Alaska.

Setelah tiba di sana bisa dibayangkan kegembiraan hatinya, dan dia benar-benar memutuskan tinggal di tengah dinginnya alam hanya dengan perlengkapan seadanya plus sebuah bangkai bus yang dia gunakan sebagai tempat tinggal. Selama di sana Chris benar-benar meresapi setiap momennya dan tidak pernah sedetikpun menyesali pilihan hidupnya, sebaliknya justru dia mendapat kebahagiaan karena memperoleh banyak jawaban akan nilai-nilai yang dicari, yang selalu ditambahkan dalam buku hariannya. Hidupnya yang singkat namun sangat berarti itu terpaksa berakhir karena tubuhnya ternyata tak seperkasa hatinya dan harus mengaku kalah pada kekuatan alam Alaska setelah 189 hari. Manusia hebat ini menutup mata untuk selama-lamanya meninggalkan sebuah senyum kepuasan dan berlembar-lembar catatan yang dikemudian hari terbukti menggugah hati banyak orang untuk bisa melihat perspektif lain dalam menilai kehidupan. Sampai kini bus tempat Chris tinggal masih ada dan dikunjungi ribuan orang tiap tahunnya untuk sekedar menunjukkan simpati dan penghargaan akan apa yang telah dilakukannya. Tapi namanya manusia, ada aja yang masih tega melakukan vandalisme dan mencuri beberapa barang peninggalan Chris di situ untuk dikoleksi atau dijual di Ebay!

Gak bisa ngelupain senyumnya yang Polos dan berasa bebas itu… 😥

Argh, Chris McCandless umurnya baru 23 tahun! Malu saya! Saya lalu baca bukunya yang berjudul sama, ditulis oleh Jon Krakauer, seorang petualang legendaris yang juga penulis. Makin malu. Liat foto-fotonya. Wah, haru biru…

Yang spesial dari anak muda itu selain keberanian dan kepolosannya adalah tingkat intelejensinya yang tinggi dalam memahami dirinya sendiri. Pribadi dan cara pandangnya sendiri banyak dipengaruhi kata-kata mengagumkan dari H.D. Thoreau, Leo Tolstoy, dan Jack London yang merupakan pengarang pujaannya, dan dia berhasil menerjemahkan kesemuanya dengan indah dalam kenyataan yang luar biasa!

Secara keseluruhan kisah ini sangat inspiratif dan sulit dilupakan. Tentu banyak juga yang melihatnya sebagai tindakan bodoh yang emosional belaka.

Tapi saya mikirnya lain.

Ini masalah seberapa berani anda menjalani hidup sepenuh mungkin dengan meminta sesedikit mungkin?

Seberapa berani anda melakukan apa yang diidam-idamkan jiwa anda?

Seberapa berani anda mengatakan tidak pada sesuatu yang anda rasa tidak sesuai dengan anda?

Seberapa kuat anda memegang apa yang anda yakini?

Seberapa jauh anda berani menantang diri anda sendiri?

Nilai kehidupan buat tiap orang memang berbeda, tapi modal untuk meraihnya saya rasa sama… yang dibutuhkan cuma keberanian! Hal yang (moga-moga belum terlambat) sedang saya kumpulkan sekarang ini…

“So many people live within unhappy circumstances and yet will not take the initiative to change their situation because they are conditioned to a life of security, conformity, and conservatism, all of which may appear to give one peace of mind, but in reality nothing is more dangerous to the adventurous spirit within a man than a secure future”

“The very basic core of man’s living spirit is his passion for adventure. The joy of live comes from our encounters with new experiences, and hence there is no greater joy than to have an endlessly changing horizon, for each day to have new and different sun” -Christopher McCandless-

“If we admit that human life can be ruled by reason, then all possibility of life is destroyed” -Leo Tolstoy-

“Rather than Love, than Money, than Fame, give me Truth” -Thoreau-

“What lies behind us and what lies ahead of us are tiny matters compared to what lives within us” -Thoreau-

“How important it is in life not necessarily to be strong, but to feel strong” -Primo Levi-

“There is no value in life except what you choose to place upon it and no happiness in any place except what you bring to it yourself” -Thoreau-

“When you want something in life, you just gotta reach out and grab it!-Chris McCandless-

“Happiness only real when shared” -Chris McCandless a.k.a Alex Supertramp

Plus ada kristen Stewart yang masih imut-imutnya

Menemukan keluarga yang sempurna, ditengah ketidaksempurnaan keluarganya

Chris lulus dari Universitas Emory jurusan hukum dengan nilai rata-rata “A”.

menggunakan kano untuk menyusuri Grand Canyon

That his Quote

Salam Penulis, “I’m Walk…. INTO THE WILD”

Iklan

12 thoughts on ““INTO THE WILD” Makna Kebebasan Lepas Dari kepalsuan

  1. ini film udh lama banget sekitar 2-3-atau 4 tahun yg lalu yah *bener2 lupa*
    dulu saya kenal film ini juga gak sengaja, eh malah di HBO TV *kayaknya* (lagi2 lupa) sehari bisa diputer sampe 3kali dan saya gak pernah bosen liatnya. behind the true story soalnya. sampe kebayang gimana kalo saya punya sifat kaya Chris 😀

    Suka

  2. Pengen bgt ngikutin jejak crisstopher johnson mcCandless, melangkahkan kaki kemanapun yg kita mau, tapi kita juga harus melihat keahlian kita, apakah kita kuat untuk bertahan hidup di alam, saya dengar dia meninggal karena kelaparan atau keracunan

    Suka

Komentar Yang Sopan, Selalu saya Tunggu :D

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s